Monday, January 26, 2009

Tahun 2009, Fengshui dan Ramalan Bisnis

Tahun 2008 baru saja berlalu dan kini kita memasuki tahun 2009. Menurut kalender China, tahun 2009 merupakan tahun Kerbau Tanah. Bagaimana ramalan bisnis tahun 2009? Menurut sejumlah ahli fengshui, tahun Kerbau Tanah ini diprediksi penuh tantangan serta menjadi ujian kesabaran.

Pakar fengshui Jenie Kumala Dewi misalnya, seperti dikutip Kompas, mengatakan bahwa tahun 2009 tidak bisa diharapkan berjalan dinamis dan cepat. Kondisi ekonomi dan bisnis pun cenderung akan berjalan stagnan. Ini sesuai dengan karakteristik kerbau, hewan yang kurang gesit tetapi sabar.


Ia menyimpulkan, setiap orang yang berbisnis pada 2009 harus bekerja lebih keras, giat, dan sabar dengan mengandalkan kekuatannya sendiri. Keberuntungan tidak terlalu dapat diandalkan seperti tahun sebelumnya. Pengelola fengshui online ini menyarankan agar bisnis yang terlalu spekulatif dihindari.

Tapi, itu hanyalah ramalan. Ada baiknya kita tetap optimis. Segala hal jika dilakoni dengan sungguh-sungguh disertai doa Insyaallah akan berhasil.

Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

Shio zodiak Tionghoa

Shio adalah zodiak Tionghoa yang memakai hewan-hewan untuk melambangkan tahun, bulan dan waktu dalam astrologi Tionghoa. Setiap individu diasosiasikan dengan satu shio sesuai dengan tanggal kelahirannya. Dua belas shio digabung dengan lima elemen membentuk periode 60 tahunan.

Keduabelas shio tersebut adalah:

  1. Tikus
  2. Kerbau
  3. Macan
  4. Kelinci
  5. Naga
  6. Ular
  7. Kuda
  8. Kambing
  9. Monyet
  10. Ayam
  11. Anjing
  12. Babi

Seorang individu tidak saja memiliki satu shio tetapi tiga zodiak shio masing-masing shio tahun, shio bulan dan shio waktu. Kombinasi dari 5 elemen, 12 shio tahun, 12 shio bulan dan 12 shio waktu menghasilkan 8640 kombinasi. Menurut astrologi Tionghoa, shio bulan menentukan kehidupan asmara seseorang.

Keduabelas shio bulan ditentukan oleh bulan kelahiran seseorang.

Sudut bujur matahari Nama bagian Bulan
315° 立春 lìchūn 1st - 虎 Macan
330° 雨水 yǔshuǐ
345° 啓蟄 qǐzhé (驚蟄 jīngzhé) 2nd - 兔 Kelinci
0° 春分 chūnfēn
15° 清明 qīngmíng 3rd - 龍 Naga
30° 穀雨 gǔyǔ
45° 立夏 lìxià 4th - 蛇 Ular
60° 小滿 xiǎomǎn
75° 芒種 mángzhòng 5th - 馬 Kuda
90° 夏至 xiàzhì
105° 小暑 xiǎoshǔ 6th - 羊 Kambing
120° 大暑 dàshǔ
135° 立秋 lìqiū 7th - 猴 Monyet
150° 處暑 chùshǔ
165° 白露 báilù 8th - 雞 Ayam
180° 秋分 qiūfēn
195° 寒露 hánlù 9th - 狗 Anjing
210° 霜降 shuāngjiàng
225° 立冬 lìdōng 10th - 豬 Babi
240° 小雪 xiǎoxuě
255° 大雪 dàxuě 11th - 鼠 Tikus
270° 冬至 dōngzhì
285° 小寒 xiǎohán 12th - 牛 Kerbau
300° 大寒 dàhán

Zodiak shio juga digunakan untuk mengidentifikasi waktu. Setiap zodiak berkaitan dengan satu bagian waktu (dalam bahasa Mandarin disebut shichen - 時辰), yaitu setiap bagian waktu terdiri dari dua jam.

Waktu berikut adalah dalam waktu standard Beijing (UTC+8).

  • 23:00 - 01:00: tikus
  • 01:00 - 03:00: kerbau
  • 03:00 - 05:00: macan
  • 05:00 - 07:00: kelinci
  • 07:00 - 09:00: naga
  • 09:00 - 11:00: ular
  • 11:00 - 13:00: kuda
  • 13:00 - 15:00: kambing
  • 15:00 - 17:00: monyet
  • 17:00 - 19:00: ayam
  • 19:00 - 21:00: anjing
  • 21:00 - 23:00: babi

Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

Latar Belakang Shio

Shio adalah simbol binatang cina yang mewakili 12 siklus tahunan. Mereka mewakili konsep siklus waktu, tidak seperti konsep waktu Barat yang diwakili dengan bintang-bintang. Kalendar Bulan Cina dibuat berdasarkan siklus dari bulan, dan dibangun dalam format berbeda dari kalendar Barat yang berbasiskan Matahari. Dalam kalendar Cina, awal tahun dimulai antara akhir Januari dan awal Februari. Cina mengadopsi kalender barat sejak tahun 1911, meskipun kalendar lunar (berbasiskan bulan) masih digunakan untuk acara-acara festival seperti Chinese New Year atau yang lebih dikenal dengan Imlek. Banyak kalendar Cina termasuk yang beredar di Indonesia mencetak dua versi baik itu kalendar yang berdasarkan matahari dan penanggalan Cina berdasarkan bulan.

Di Amerika, setiap tahun ditandai berdasarkan kelahiran Yesus Kristus, sebagai contoh, 1998 berarti 1,998 tahun setelah kelahiran Kristus. Ini mewakili persepsi linear waktu, dimana waktu berproses secara garis lurus dari masa lalu masa kini dan masa mendatang. Dalam adat Cina tradisional, metode penanggalan adalah berdasarkan siklus, siklus berarti sesuatu terjadi berdasarkan siklus waktu. Metode rakyat yang populer dimana kita dapat melihat metode siklus ini adalah perekaman tahun ke dalam Dua Belas Tanda Binatang. Setiap tahun di tandai dengan nama binatang atau "shio" sesuai dengan siklus yang berputar : Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi. Oleh karena itu, setiap dua belas tahun binatang atau shio yang sama akan muncul.

Shio binatang juga menandakan fungsi sosial yang berguna untuk mencari tahu umur seseorang. Daripada menanyakan berapa umur seseorang, seringkali orang hanya bertanya apa shio dari orang tersebut. Ini akan menaruh orang tersebut dalam siklus 12 tahun, dan dengan sedikit akal sehat, kita bisa menghitung umur orang tersebut.

Legenda Shio

Menurut legenda tradisional Cina, ke dua belas binatang dikumpulkan dalam satu hari untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin dalam siklus pertahunan. Sang Khalik membuat kontes tersebut: siapapun yang dapat menyeberang sungai akan mendapat giliran pertama, dan sisanya akan mengikuti urutan sesuai dengan kedatangan mereka.

Pada awalnya kedua belas binatang berkumpul di dalamnya termasuk kucing. Kucing memberitahu berita ini kepada teman baiknya si Tikus, dan mereka setuju untuk pergi berdua keesokan harinya. Namun, ketika hari dimana kontes dimulai Tikus tidak membangunkan Kucing, yang sebagai seorang kucing senang sekali tidur sepanjang hari. Maka itu kucing tidak mengikuti lomba dan tidak masuk dalam siklus tahunan shio.

Pada saat kompetesi, tikus yang penuh akal menumpang pada si Kerbau yang kuat dan gagah untuk menyeberangi sungai. Ketika kerbau sudah mau meloncat ke tepian seberang sungai, tanpa sepengetahuan Kerbau, si Tikus meloncat dari punggung kerbau, dan menjadikan dia pemenang kontes. Binatang terakhir adalah binatang malas yaitu Babi yang pemalas, oleh karena itu Tikus menjadi tahun pertama dari siklus shio, dan diakhiri oleh babi tanpa adanya shio Kucing dalam dua belas siklus tahun itu. Dan oleh karena itu juga, menurut legenda, permusuhan antara kucing dengan tikus dimulai dan masih berlanjut sampai sekarang.

Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

Prinsip dasar Fengsui

Diyakini bahwa alam ini adalah susunan gabungan unsur-unsur yang berada dalam suatu dimensi ruang dan waktu yang terus berubah, karena adanya energi yang saling bereaksi satu sama lain secara alami menuju keseimbangan. Manusia yang hidup di alam (bumi) ini pun mempunyai energi. Jika seseorang tinggal di suatu tempat yang mempunyai energi baik serta perpaduan unsur yang cocok maka orang itu akan mendapat pengaruh yang baik, begitu pula sebaliknya. Hal demikian berlaku juga untuk kuburan, tetapi yang mendapat pengaruh dari kuburan (orang yang dikubur) adalah anak-anaknya karena mempunyai hubungan dan unsur genetik yang sama. Feng Shui Kuburan Dalam kebudayaan China, pembangunan dan pemeliharaan makam seseorang itu sangat diperhatikan, karena ada anggapan bahwa kuburan seseorang dapat mempengaruhi keadaan keluarganya yang masih hidup.

Kuburan harus ditata sebaik mungkin selain karena hal tersebut diatas juga adalah sebagai bukti apresiasi penghormatan kepada orang tua, selain itu kuburan orang tua juga dianggap sebagai suatu tempat / sarana ikatan tali persaudaraan antara sanak-cucu keluarga sehingga setiap tahun diperingati pada hari Chin Ming / Ceng Beng (sekitar awal bulan April) dengan berkumpul dan sembahyang dikuburan leluhur. Dalam Feng Shui kuburan hal-hal yang diperhatikan antara lain: Naga - Liang - Gundukan - Air - Arah. Selain itu arah orientasi ,bentuk kuburan, batu bongpay, waktu penguburan juga diperhitungkan. Baik buruknya Feng Shui kuburan itu biasanya akan langsung terlihat dalam tempo satu tahun berpengaruh pada keturunan laki-laki. Biasanya orang pantang untuk merubah-rubah kuburan, jika kuburan itu sudah dianggap baik atau minimal tidak buruk. Tetapi jika ada tanda-tanda atau pengaruh buruk terasa, maka secepatnya kuburan akan diperiksa lagi (tentunya oleh ahli Feng Shui) dan jika memungkinkan diperbaiki supaya pengaruh buruk tersebut hilang atau bahkan berubah jadi baik. Dijaman sekarang penerapan Feng Shui kuburan secara sempurna sudah relatif sulit karena perkembangan jaman yang ada serta lingkungan alamnya. Feng Shui Rumah / Bangunan Dewasa ini Feng Shui rumah / bangunan kelihatan lebih menarik dan lebih umum diminati orang. Mungkin karena Feng Shui rumah dirasakan lebih kuat pengaruhnya dalam menunjang kehidupan seseorang sebab penerapannya memang lebih nyata dalam mempengaruhi pola kehidupan. Membuat rencana tata letak / ruang yang baik dalam Feng Shui rumah / bangunan harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: pencahayaan, sirkulasi udara, keindahan, aspek keamanan, kebersihan, kenyamanan, dan warna (masalah psikologi). Tentunya arah, bentuk dan lokasi tanah serta rumah / bangunan itu haruslah baik dan sesuai fungsinya sebagai langkah awal. Selain itu sehubungan dengan Feng Shui rumah juga dikenal berbagai benda / bentuk tertentu yang sering digunakan sebagai atribut pelengkap sebuah rumah seperti misalnya: kaca cermin cekung atau cembung, dll. Benda-benda tersebut sebenarnya adalah atribut dari Tao yang mungkin sudah jarang dipakai di rumah / bangunan modern dewasa ini, tetapi tidak jarang bentuk-bentuk yang mewakili benda-benda tersebut tetap dipakai untuk maksud mendatangkan kebaikan atau menolak hal-hal yang negatif.

Sejak manusia membutuhkan tempat tinggal permanen yang memadai, manusia mulai memikirkan konsep yang ideal untuk membangun rumahnya. tata letak ruang serta segala pernik-perniknya sudah menjadi hal yang dipelajari secara khusus oleh hampir semua bangsa, sejak awal mula adanya peradaban di dunia ini. Konstruksi dan penataan serta arsitektural bangunan-bangunan, pada saat itu merupakan perpaduan antara teknologi dan seni yang tinggi dimana dapat kita lihat dari peninggalan-peninggalan bangunan kuno yang masih ada sampai saat ini. Proses perkembangan secara "trial and error" dan pengalaman dalam kurun waktu yang lama menghasilkan pemahaman dan teori-teori. Fengshui atau hongsui adalah ilmu yang menarik banyak perhatian. Pada era tahun 80-90 an Feng Shui mulai banyak diminati dan dipelajari lagi. Salah satu kebudayaan tertua di dunia adalah kebudayaan China, yang sangat kuat dipengaruhi oleh ajaran Tao I Ching dan Khong Hu Cu. Perkembangan peradaban yang pesat dimulai ribuan tahun sebelum masehi, melahirkan terciptanya berbagai penemuan awal di segala bidang penghidupan. Pada kurun waktu antara tahun 2000 SM sampai tahun 1000 SM bangsa China kuno telah mengenal dunia kedokteran, ilmu ketatanegaraan, ilmu ekonomi, serta teknologi lainnya, diantaranya adalah terciptanya methodology peramalan serta analisa tata letak ruang yang dikenal dengan nama Feng Shui. Hongsui tidak dapat dipisahkan dari prinsip Ie Ching atau Ya Kheng, yakni kitab filosofis purba dari China. Filsafat I Ching mulai dikenalkan sejak sekitar 4900 tahun lalu dan lebih dikembangkan lagi pada masa Kaisar Fu Xi (Hok Hie , 2953- 2838 sm) Kata Feng Shui sendiri berasal dari gabungan kata Feng yang berarti angin (aliran) dan Shui yang berarti air (benda). Kedua kata ini digabung menjadi Feng Shui, ditengarai kemungkinan besar bangsa China purba telah mengenal ilmu ini bahkan sebelum mengenal kompas, sehingga untyuk menentukan suatu tempat hanya berpedoman pada pengaruh angin dan air saja. Ajaran Tao yang sangat pesat melahirkan berbagai bidang ilmu Tao, yang salah satunya adalah Feng Shui. Feng Shui berkonsep pada pemahaman filosofis. Konon ilmu peramalan ini sangat dipercaya oleh raja-raja Tiongkok, sehingga para ahlinya dijadikan penasehat kerajaan.

Ahli peramalan pada saat itu adalah kedudukan yang penting karena dipercaya mempunyai kekuatan supranatural dan mengetahui rahasia alam. Untuk melindungi posisi ini maka ilmu peramalan ini tidak diajarkan secara luas, hanya diajarkan secara turun-temurun. Pada umumnya masyarakat mengkelopokkan Feng Shui menjadi dua yaitu Feng Shui kuburan dan Feng Shui rumah / bangunan. Prinsip dasar dari Feng Shui itu adalah: Diyakini bahwa alam ini adalah susunan gabungan unsur-unsur yang berada dalam suatu dimensi ruang dan waktu yang terus berubah, karena adanya energi yang saling bereaksi satu sama lain secara alami menuju keseimbangan. Manusia yang hidup di alam (bumi) ini pun mempunyai energi. Jika seseorang tinggal di suatu tempat yang mempunyai energi baik serta perpaduan unsur yang cocok maka orang itu akan mendapat pengaruh yang baik, begitu pula sebaliknya. Hal demikian berlaku juga untuk kuburan, tetapi yang mendapat pengaruh dari kuburan (orang yang dikubur) adalah anak-anaknya karena mempunyai hubungan dan unsur genetik yang sama. Feng Shui Kuburan Dalam kebudayaan China, pembangunan dan pemeliharaan makam seseorang itu sangat diperhatikan, karena ada anggapan bahwa kuburan seseorang dapat mempengaruhi keadaan keluarganya yang masih hidup.

Kuburan harus ditata sebaik mungkin selain karena hal tersebut diatas juga adalah sebagai bukti apresiasi penghormatan kepada orang tua, selain itu kuburan orang tua juga dianggap sebagai suatu tempat / sarana ikatan tali persaudaraan antara sanak-cucu keluarga sehingga setiap tahun diperingati pada hari Chin Ming / Ceng Beng (sekitar awal bulan April) dengan berkumpul dan sembahyang dikuburan leluhur. Dalam Feng Shui kuburan hal-hal yang diperhatikan antara lain: Naga - Liang - Gundukan - Air - Arah. Selain itu arah orientasi ,bentuk kuburan, batu bongpay, waktu penguburan juga diperhitungkan. Baik buruknya Feng Shui kuburan itu biasanya akan langsung terlihat dalam tempo satu tahun berpengaruh pada keturunan laki-laki.
Biasanya orang pantang untuk merubah-rubah kuburan, jika kuburan itu sudah dianggap baik atau minimal tidak buruk. Tetapi jika ada tanda-tanda atau pengaruh buruk terasa, maka secepatnya kuburan akan diperiksa lagi (tentunya oleh ahli Feng Shui) dan jika memungkinkan diperbaiki supaya pengaruh buruk tersebut hilang atau bahkan berubah jadi baik. Dijaman sekarang penerapan Feng Shui kuburan secara sempurna sudah relatif sulit karena perkembangan jaman yang ada serta lingkungan alamnya. Feng Shui Rumah / Bangunan Dewasa ini Feng Shui rumah / bangunan kelihatan lebih menarik dan lebih umum diminati orang.

Mungkin karena Feng Shui rumah dirasakan lebih kuat pengaruhnya dalam menunjang kehidupan seseorang sebab penerapannya memang lebih nyata dalam mempengaruhi pola kehidupan. Membuat rencana tata letak / ruang yang baik dalam Feng Shui rumah / bangunan harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: pencahayaan, sirkulasi udara, keindahan, aspek keamanan, kebersihan, kenyamanan, dan warna (masalah psikologi). Tentunya arah, bentuk dan lokasi tanah serta rumah / bangunan itu haruslah baik dan sesuai fungsinya sebagai langkah awal. Selain itu sehubungan dengan Feng Shui rumah juga dikenal berbagai benda / bentuk tertentu yang sering digunakan sebagai atribut pelengkap sebuah rumah seperti misalnya: kaca cermin cekung atau cembung, dll. Benda-benda tersebut sebenarnya adalah atribut dari Tao yang mungkin sudah jarang dipakai di rumah / bangunan modern dewasa ini, tetapi tidak jarang bentuk-bentuk yang mewakili benda-benda tersebut tetap dipakai untuk maksud mendatangkan kebaikan atau menolak hal-hal yang negatif.


Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

Tao dan Fengsui

Sejak manusia membutuhkan tempat tinggal permanen yang memadai, manusia mulai memikirkan konsep yang ideal untuk membangun rumahnya. tata letak ruang serta segala pernik-perniknya sudah menjadi hal yang dipelajari secara khusus oleh hampir semua bangsa, sejak awal mula adanya peradaban di dunia ini. Konstruksi dan penataan serta arsitektural bangunan-bangunan, pada saat itu merupakan perpaduan antara teknologi dan seni yang tinggi dimana dapat kita lihat dari peninggalan-peninggalan bangunan kuno yang masih ada sampai saat ini. Proses perkembangan secara "trial and error" dan pengalaman dalam kurun waktu yang lama menghasilkan pemahaman dan teori-teori.

Fengshui atau hongsui adalah ilmu yang menarik banyak perhatian. Pada era tahun 80-90 an Feng Shui mulai banyak diminati dan dipelajari lagi.

Salah satu kebudayaan tertua di dunia adalah kebudayaan China, yang sangat kuat dipengaruhi oleh ajaran Tao I Ching dan Khong Hu Cu. Perkembangan peradaban yang pesat dimulai ribuan tahun sebelum masehi, melahirkan terciptanya berbagai penemuan awal di segala bidang penghidupan. Pada kurun waktu antara tahun 2000 SM sampai tahun 1000 SM bangsa China kuno telah mengenal dunia kedokteran, ilmu ketatanegaraan, ilmu ekonomi, serta teknologi lainnya, diantaranya adalah terciptanya methodology peramalan serta analisa tata letak ruang yang dikenal dengan nama Feng Shui. Hongsui tidak dapat dipisahkan dari prinsip Ie Ching atau Ya Kheng, yakni kitab filosofis purba dari China. Filsafat I Ching mulai dikenalkan sejak sekitar 4900 tahun lalu dan lebih dikembangkan lagi pada masa Kaisar Fu Xi (Hok Hie , 2953- 2838 sm) Kata Feng Shui sendiri berasal dari gabungan kata Feng yang berarti angin (aliran) dan Shui yang berarti air (benda). Kedua kata ini digabung menjadi Feng Shui, ditengarai kemungkinan besar bangsa China purba telah mengenal ilmu ini bahkan sebelum mengenal kompas, sehingga untyuk menentukan suatu tempat hanya berpedoman pada pengaruh angin dan air saja.
Ajaran Tao yang sangat pesat melahirkan berbagai bidang ilmu Tao, yang salah satunya adalah Feng Shui. Feng Shui berkonsep pada pemahaman filosofis. Konon ilmu peramalan ini sangat dipercaya oleh raja-raja Tiongkok, sehingga para ahlinya dijadikan penasehat kerajaan. Ahli peramalan pada saat itu adalah kedudukan yang penting karena dipercaya mempunyai kekuatan supranatural dan mengetahui rahasia alam. Untuk melindungi posisi ini maka ilmu peramalan ini tidak diajarkan secara luas, hanya diajarkan secara turun-temurun. Pada umumnya masyarakat mengkelopokkan Feng Shui menjadi dua yaitu Feng Shui kuburan dan Feng Shui rumah / bangunan.


Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

PO SIN HU 118 MACAM KEGUNAAN

Zaman dahulu, semakin banyak Dr atau Sinshe, masyarakat Tionghoa sudah mempercayai Hu sebagai penangkal kesialan, ilmu hitam, penyakit, sampai penangkal hama tanaman dan ternak. Dan bahkan di zaman modern seperti sekarang ini, masyarakat Tionghoa masih percaya dengan u atau Rajah / Ajimat. Untuk itulah Suhu Acai menciptakan Po Sin Hu yang terdiri 118 macam kegunaan sebagai solusi menghindari keapesan / kejelekan, dsb. Po Sin Hu kalau diartikan PO = melindungi, SIN = badan, HU = Ajimat atau Rajah. Po Sin Hu 118 macam kegunaan yang diciptakan Suhu Acai ini nantinya akan dimasukkan di dalam tali pinggang / gesper yang terbuat dari kulit binatang, dan dapat dikenakan seperti layaknya memakai gesper. Bagi pasien yang tidak ingin memakainya Po Sin Hu seperti mengenakan tali pinggang, bisa juga Po Sin Hu tersebut dimasukkan ke dalam dompet. Proses pembuatan Po Sin Hu, secara perlahan-lahan setiap ada hari baik, Suhu Acai menciptakan Hu tersebut satu persatu, sehingga mencapai 118 macam Hu. Tidak terasa hampir 3 tahun Suhu Acai baru dapat menyelesaikan Po Sin Hu tersebut. Ternyata untuk menciptakan Hu ini tidaklah gampang.

Saya kira sudah wajar semua manusia tidak ingin malapetaka datang menimpa, tetapi manusia kadang kala ada apesnya atau Kwan Kaw : di air, mengalami kebangkrutan, sering ditipu orang, tabrakan, sering dikhianati, dll.

Suhu Acai menciptakan Po Sin Hu 118 macam kegunaan, untuk menangkal, kejelekan, sial dan apes. Hu ini sangat praktis untuk dikenakan, karena dimasukkan ke dalam ikat pinggang, seperti umumnya orang memakai gesper dari kulit binatang, juga bentuknya sangat apik. Ada untuk pria dan wanita. Hu ini tidak ada pantangan / tumbal bagi yang memakainya, karena sudah ada penangkalnya dan Hu ini dari aliran putih.

kegunaan lai Po Sin Hu 118 macam kegunaan :

  • Hu tolak balak
  • Hu untuk hilangkan kesialan / keapesan
  • Agar berwibawa
  • Agar disenangi lawan jenis
  • Hu untuk pengasihan
  • Agar tidak dikhianati rekan bisnis
  • Untuk membuka aura
  • Agar punya kharisma
  • Agar bisnis bangkit kembali
  • Untuk penglaris rumah, toko, pabrik
  • Agar jabatan tidak gampang lengser
  • Agar percaya diri
  • Hilangkan dengki
  • Hilangkan resah
  • Sulit ketemu jodoh
  • Silih berganti usaha
  • Agar bisnis tidak selalu gagal
  • Hindarkan chiong
  • Pacaran selalu gagal
  • Dan lain-lain:

Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet

Hongsui Makam

Menurut adat istiadat masyarkat Tionghoa, kuburan orang tua / leluhur dapat mempengaruhi keadaan keluarga yang masih hidup. Kuburan harus dibuat sebaik mungkin. Ini merupakan sebagai bukti besarnya penghormatan kepada orang tua / leluhur. Selain itu juga kuburan orang tua / leluhur merupakan sebagai suatu tempat atau sarana untuk mempererat tali persaudaraan antara anak cucu, sehingga setiap tahun dapat diperingati (Bulan Ceng Beng) .

Menurut Suhu Acai, Tokoh Supranatural Indonesia, dalam Feng Sui kuburan, hal-hal yang harus diperhatikan antara lain : Naga / Liong - Gundukan - Air - Arah. Selain itu juga bentuk kuburan, batu nisan, dan waktu penguburan juga harus diperhitungkan. Baik buruknya Feng Sui kuburan, itu biasanya langsung terlihat dalam satu tahun yang berpengaruh pada keturunan laki-laki.

Kalau sudah mendapat tanda-tanda akan pengaruh buruk, maka secepatnya kuburan akan diperiksa kembali. Menurut Suhu Acai penerapan feng sui kuburan di zaman modern ini, sudah relatif sulit, ini dikarenakan oleh perkembangan zaman serta lingkungan alamnya.

Dalam hal merubah letak kuburan, menurut Suhu Acai ada beberapa latar belakang mengapa upacara Khio Kut (Susun Tengkorak) dilakukan oleh Masyarakat Tionghoa.

Sebagai ahli hong sui - feng sui, Suhu Acai mengatakan, dalam upacara pembongkaran kuburan dan mengangkat tulang belulang serta menyusunnya kembali, dibutuhkan orang yang benar-benar mengetahui tentang ilmu menyusun tengkorak. Kalau letak atau susunan tengkorak salah, maka akan berakibat fatal, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga oleh orang yang memimpin upacara tersebut.

Dalam adat istiadat masyarakat Tionghoa, letak gedung atau tempat tinggal mempunyai arti yang sangat penting. Bila letak Hong sui kita buruk atau kurang baik, maka walaupun kita bekerja keras atau banting tulang pun tidak akan membuahkan hasil atau sukses, bahkan modal yang kita tanam akan habis dalam sekejap. Juga kalau salah menempatkan akuarium atau kolam, maka harta yang telah dikumpul selama bertahun-tahun, akan terkikis habis. Apabila hong sui / feng sui seseorang jelek, maka masalah akan datang silih berganti. Hong sui ada kaitannya dengan lima elemen yaitu : Emas, kayu, api, air, dan tanah. Manusia lahir pasti ada di salah satu elemen tersebut. Manusia lahir sangat tergantung dengan Hong sui. Apabila Hong Sui seseorang lagi buruk, dan bintang lagi gelap (chiong), maka penghasilan selama 12 tahun, akan habis dalam satu tahun, bahkan akan habis dalam sekejap mata.

Hati2 beberapa dari ini bentuk penipuan di Internet